Pangkalpinang, INSPEKTORAT — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Pangkal Pinang menggelar Pertemuan Bulanan yang dirangkaikan dengan kegiatan Sosialisasi Antikorupsi, mengusung tema “Peran DWP sebagai Teladan dalam Mewujudkan Keluarga Sejahtera dan Berintegritas Menuju Indonesia Bebas Korupsi” serta tagline “Perempuan Berdaya, Keluarga Berintegritas”.
Sosialisasi antikorupsi ini dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Besar Betason, Jumat (7/11/2025) ini dibuka secara resmi oleh Penasihat DWP Kota Pangkal Pinang, Ibu Hj. Susanti Saparudin, SE. Dihadiri oleh Ketua DWP Kota Pangkal Pinang Ibu Zumalia Mie Go, SE beserta para pengurus dan anggota DWP.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota DWP mengenai pentingnya membangun budaya antikorupsi, serta meneguhkan peran perempuan sebagai teladan dalam keluarga dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Susanti menilai, sebagai istri ASN, anggota DWP harus mampu menjadi teladan, baik dalam sikap, tutur kata, maupun dalam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan bahwa media sosial kini telah menjadi ruang publik yang mudah diakses siapa saja, sehingga setiap unggahan harus mencerminkan etika dan nilai positif.
“Gunakan media sosial dengan bijak, jaga nama baik suami dan instansi. Mari tampil sebagai sosok yang menjaga moral dan martabat keluarga ASN,” ujar Susanti, mengingatkan para anggota untuk berhati-hati dalam bermedia sosial. Ia menekankan bahwa keberhasilan seorang ASN tidak lepas dari dukungan keluarga, terutama peran seorang istri yang memahami dan mendampingi dengan bijak.
Sementara itu, Ketua DWP Kota Pangkal Pinang, Zumalia, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan emosional antar anggota serta memperkuat solidaritas organisasi.
“Melalui pertemuan rutin ini, kita bisa saling menyemangati dan menjaga kekompakan. Mari terus menjaga keharmonisan dan marwah suami kita sebagai ASN,” katanya.
Zumalia juga mengingatkan agar seluruh anggota DWP tetap aktif mengikuti program-program organisasi baik di tingkat kota maupun kecamatan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Penyuluh Anti Korupsi Kota Pangkal Pinang, Auditor Muda dari Bidang Pencegahan dan Investigasi yang menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng utama pencegahan korupsi.
Beliau menuturkan bahwa Perempuan berdaya adalah fondasi lahirnya keluarga yang berintegritas. Dari keluarga yang jujur dan beretika, tercipta aparatur yang bersih, berkomitmen, dan berani menolak korupsi. Mari kita wujudkan pemerintahan berintegritas, dimulai dari rumah, oleh perempuan yang berdaya dan berprinsip. Dari tangan perempuan berdaya lahir keluarga jujur dan bangsa yang kuat. Integritas dimulai dari rumah.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Anggota DWP tampak antusias mengikuti kegiatan dan berbagi pandangan mengenai langkah nyata dalam menumbuhkan budaya antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota DWP Kota Pangkal Pinang dapat memperkuat komitmen menjadi teladan dalam membangun keluarga yang sejahtera dan bebas dari praktik korupsi, sejalan dengan semangat “Perempuan Berdaya, Keluarga Berintegritas.”

Leave a Reply